Issue Description
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 3 (2026) edisi Juni memuat ragam kajian yang cakupan temanya sangat beragam. Akuntansi syariah di BMT Metro berdampingan dengan etika deontologis Kant soal transparansi keuangan KSP di Maumere; green accounting dan CSR dikaitkan ke pertumbuhan laba, sementara kualitas sustainability report perusahaan tambang diuji dari sisi empiris. Pasar modal tidak ketinggalan: merger telekomunikasi, harga saham pertambangan, nilai perusahaan properti, sampai bibliometrik ROA berbasis Scopus 2020–2025 turut terwakili. Blockchain dikaji dari dua sudut — transparansi transaksi B2B dan kesiapan mahasiswa DIY dalam mengadopsi akuntansi berbasis teknologi tersebut. Di bidang manajemen sumber daya manusia, fenomena burnout, turnover intention Generasi Z, flexible work arrangement, hingga kesehatan mental karyawan dinas pariwisata ditelaah dengan konteks yang berbeda-beda, tidak sekadar mereplikasi variabel yang sama. Kajian pemasaran dan perilaku konsumen mendominasi secara proporsi: produk skincare, TikTok Shop, KOL, brand love Oreo di Jayapura, animositas konsumen terhadap KFC, hingga menstrual cup — menunjukkan betapa dinamisnya perilaku konsumen Indonesia sebagai objek penelitian. Pariwisata terwakili melalui studi Museum Mulawarman dan loyalitas wisatawan Semarang, sedangkan ekonomi regional disentuh lewat analisis migrasi pekerja asal Blitar dan determinan investasi asing di 34 provinsi Indonesia. Edisi ini tidak bertumpu pada satu tema tunggal — dan justru keberagaman itulah yang mencerminkan luasnya agenda riset ekonomi dan bisnis Indonesia saat ini.