Issue Description
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 2 (2026) edisi April merangkum ragam kajian yang mencerminkan dinamika perekonomian nasional dan lokal dari berbagai sudut pandang. Keuangan daerah dibahas melalui kemandirian keuangan Provinsi Riau, penerapan DAU Spesific Grant di Kabupaten Gorontalo, disparitas fiskal Kabupaten Sumbawa, peran Dana Desa di Desa Bulusari dan Desa Waetuo, hingga kinerja penanganan stunting di Sulawesi Barat. Sektor perbankan dan pasar modal dikaji lewat kinerja BPR Jawa Barat, transaksi internet banking, pergerakan harga saham Unilever di tengah gelombang boikot isu geopolitik, serta tata kelola dana pensiun dan keuangan syariah yang melibatkan peran OJK, BI, dan DSN-MUI. Akuntansi tidak hanya diulas secara teknis, tetapi juga dari sisi filosofis — epistemologi akuntansi sebagai konstruksi sosial, dinamika ontologis pelaporan keuangan, hingga Huyula sebagai fondasi aksiologis berbasis gotong royong — berdampingan dengan kajian terapan seperti SAK EMKM, XBRL, good governance, financial distress perusahaan Food & Beverage, dan akuntansi emisi karbon. Perpajakan dibahas melalui insentif pajak kendaraan bermotor di NTB dan kepatuhan wajib pajak di SAMSAT Semarang dengan religiusitas sebagai pemoderasi. Manajemen SDM mencakup kepemimpinan transformasional, komitmen afektif, retensi karyawan, kesiapan kerja mahasiswa, hingga psychological empowerment di startup digital. Pemasaran dan perilaku konsumen menjadi tema terbanyak, mulai dari keputusan pembelian produk kecantikan lokal, impulse buying Gen Z di TikTok Shop, loyalitas pelanggan Shopee dan Lazada, transformasi pemasaran UMKM dari brosur ke TikTok Live, hingga minat beli kosmetik halal. Kajian UMKM, teknologi bisnis, dan ekonomi regional melengkapi edisi ini dengan perspektif yang beragam dan membumi