Kinerja Keuangan PT Bank Syariah Indonesia dan Kaitannya dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Authors

  • Ananda Natasya Faradilla Universitas Negeri Makassar
  • Sri Astuty Universitas Negeri Makassar
  • Citra Ayni Kamaruddin Universitas Negeri Makassar
  • Abdul Rajab Universitas Negeri Makassar
  • Regina Regina Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.35870/emt.v10i3.6225

Keywords:

Bank Syariah Indonesia, Financial Performance, Economic Growth

Abstract

The development of Islamic banking in Indonesia following the merger has positioned PT Bank Syariah Indonesia (BSI) as a strategic entity within the national financial system. In line with this role, it is important to understand how BSI’s financial performance has evolved and how it is empirically related to Indonesia’s economic growth. This study aims to provide an empirical overview of the financial performance of PT Bank Syariah Indonesia and its descriptive association with Indonesia’s economic growth during the 2019–2023 period. This study employs a descriptive quantitative approach with a non-experimental research design. The data used are secondary data obtained from the annual financial reports of PT Bank Syariah Indonesia and Indonesia’s Gross Domestic Product (GDP) data. The bank’s financial performance is measured using Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Capital Adequacy Ratio (CAR), while economic growth is proxied by GDP. The analytical methods applied include descriptive analysis and trend analysis to identify patterns and dynamics in the observed variables over the study period. The results indicate that PT Bank Syariah Indonesia’s financial performance experienced varying dynamics, with improvements observed in certain profitability and capital adequacy indicators during specific periods. Descriptively, the movement of BSI’s financial performance tends to align with the dynamics of Indonesia’s economic growth. However, this association is not intended to imply a causal relationship, but rather to represent an initial and contextual empirical indication.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Ananda Natasya Faradilla, Universitas Negeri Makassar

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

  • Sri Astuty, Universitas Negeri Makassar

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

  • Citra Ayni Kamaruddin, Universitas Negeri Makassar

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

  • Abdul Rajab, Universitas Negeri Makassar

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

  • Regina Regina, Universitas Negeri Makassar

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

References

Abduh, M., & Omar, M. A. (2012). Islamic banking and economic growth: The Indonesian experience. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 5(4), 286–300. https://doi.org/10.1108/17538391211282823.

Bank Indonesia. (2023). Kajian ekonomi dan keuangan Indonesia. Bank Indonesia.

Beck, T., Demirgüç-Kunt, A., & Levine, R. (2007). Finance, inequality and the poor. Journal of Economic Growth, 12(1), 27–49. https://doi.org/10.1007/s10887-007-9010-6.

Budisantoso, T., & Triandaru, S. (2005). Bank dan lembaga keuangan lain. Salemba Empat.

Čihák, M., & Hesse, H. (2010). Islamic banks and financial stability: An empirical analysis. Journal of Financial Services Research, 38(2–3), 95–113. https://doi.org/10.1007/s10693-010-0089-0.

Dendawijaya, L. (2009). Manajemen perbankan (Rev. ed.). Ghalia Indonesia.

Fathonah, R., & Sari, N. (2023). Analisis profitabilitas perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah, 8(2), 115–128.

Fauziah, N. (2023). Analisis rasio keuangan pada PT Bank Syariah Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 11(1), 55–63.

Fitrianisa, A., Lestari, E., & Mukti, M. (2021). Pengaruh capital adequacy ratio dan likuiditas terhadap pertumbuhan laba bank umum syariah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 6(2), 145–156.

Hamdani, H., Lestari, S., & Yusuf, A. (2018). Peranan perbankan syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 5(1), 101–112.

Imam, P., & Kpodar, K. (2016). Islamic banking: Good for growth? Economic Modelling, 59, 387–401. https://doi.org/10.1016/j.econmod.2016.08.004.

Karunia, D. (2016). Analisis return on equity terhadap kinerja keuangan perbankan syariah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam, 4(3), 87–95.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2022). Outlook ekonomi syariah Indonesia. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

Kuncoro, M., & Sudiyatnotaraf, R. (2021). Pengaruh rasio keuangan terhadap nilai saham bank umum syariah di Indonesia. Jurnal Manajemen Keuangan, 10(2), 120–134.

Lesmana. (2003). Akuntansi perbankan. Salemba Empat.

Levine, R. (2005). Finance and growth: Theory and evidence. In P. Aghion & S. Durlauf (Eds.), Handbook of economic growth (Vol. 1A, pp. 865–934). Elsevier. https://doi.org/10.1016/S1574-0684(05)01012-9.

Madinah, S. (2020). Analisis profitabilitas PT Pelni Cabang Timika. Jurnal Manajemen Bisnis Daerah, 4(2), 75–84.

Muliyah, S., Nurhayati, S., & Umar, Y. (2020). Perbandingan sistem keuangan bank syariah dan bank konvensional. Jurnal Ekonomi Islam, 9(1), 1–12.

Nurkhalifa, H., Putri, A., & Rahmawati, L. (2021). Capital adequacy ratio sebagai indikator kesehatan perbankan syariah. Jurnal Akuntansi Syariah, 7(3), 155–164.

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Statistik perbankan syariah Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan.

Renggo, R. (2021). Analisis rasio efektivitas dan efisiensi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan Regional, 5(2), 88–96.

Saputra, H., Ramdani, A., & Yusuf, T. (2023). Implementasi Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 9/24/DPbS/2007 dalam penilaian kesehatan perbankan syariah. Jurnal Keuangan Syariah, 12(1), 44–52.

Sari, I., Mahfud, A., & Rahmat, B. (2019). Rasio keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi. Jurnal Ilmu Ekonomi Pembangunan, 3(1), 51–62.

Sawaki, T., & Prasasyaningsih, D. (2024). Peranan badan usaha milik daerah terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi Regional Indonesia, 7(1), 33–45.

Schumpeter, J. A. (1912). The theory of economic development. Harvard University Press. (Reprinted 2012).

Soemitra, A. (2017). Bank dan lembaga keuangan syariah. Prenada Media Group.

Sularsih, R., Pratama, Y., & Hidayat, R. (2023). Analisis laporan keuangan sektor perbankan syariah. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah, 9(2), 87–97.

Susilo, Y., Putri, A., & Wijaya, T. (2020). Peran stabilitas intermediasi perbankan terhadap perekonomian regional. Jurnal Ekonomi Nasional, 4(3), 122–135.

Utami, P., Suparman, D., & Hakim, L. (2020). Rasio keuangan daerah sebagai determinan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Temanggung. Jurnal Ilmu Ekonomi, 9(4), 299–310.

Downloads

Published

2026-07-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Faradilla, A. N., Astuty, S., Kamaruddin, C. A., Rajab, A., & Regina, R. (2026). Kinerja Keuangan PT Bank Syariah Indonesia dan Kaitannya dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnal EMT KITA, 10(3), 1570-1578. https://doi.org/10.35870/emt.v10i3.6225

Most read articles by the same author(s)