Upaya Pengembangan Desa Wisata untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi pada Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar)

Authors

  • Fardila Zahra Politeknik Kutaraja
  • Khairita Hasbi Politeknik Kutaraja

DOI:

https://doi.org/10.35870/emt.v9i4.4594

Keywords:

Tourism Village, Village Original Income (PADes), Tourism Development, Community Participation, Digital Promotion

Abstract

This study aims to analyze the development efforts of Nusa Tourism Village in increasing Village Original Revenue (PADes), focusing on the utilization of local potential and digital promotion strategies. Nusa Village, located in Lhoknga Sub-district, Aceh Besar Regency, is one of the leading tourism villages that has successfully developed nature-based, cultural, and culinary tourism sectors. This research uses a qualitative descriptive approach with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that tourism development in Nusa Village has contributed to the increase of PADes, although the percentage remains relatively small (5%). Various initiatives have been implemented, such as the provision of tourism infrastructure and facilities, community engagement, and promotion through social media. However, the village still faces two main obstacles: suboptimal digital marketing strategies and limited supporting facilities, particularly the absence of restaurants. This study recommends strengthening targeted digital promotion and developing culinary facilities as strategic efforts to enhance tourism attractiveness and increase PADes in a sustainable manner.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Fardila Zahra, Politeknik Kutaraja

    Politeknik Kutaraja, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia.

  • Khairita Hasbi, Politeknik Kutaraja

    Politeknik Kutaraja, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia.

References

Fitrianti, H. (2014). Strategi Pengembangan Desa Wisata Talun Melalui Model Pemberdayaan Masyarakat. Economics Development Analysis Journal, 3(1). https://doi.org/10.15294/edaj.v3i1.3559.

Humagi, F., Moniaga, I. L., & Prijadi, R. (2021). Analisis kebutuhan prasarana dan sarana pariwisata di Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jurnal Spasial, 8(2), 190–200. https://doi.org/10.35793/sp.v8i2.33566.

Lasally, A., Khairunnisa, H., & Mahfudz, A. A. (2021). Pengembangan desa wisata berbasis komunitas di Yogyakarta (Studi Kasus: Desa Wisata Sambi). Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 6(1), 34. https://doi.org/10.24235/jm.v6i1.8021.

Masrudi, N. C., & Rahman, H. A. N. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata di Desa Koja Doi. Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(3), 35–46.

Pangestu, R. P. A. G. (2016). Upaya Pengembangan Desa Wisata Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi pada Desa Wisata Bejiharjo Kecamatan Karangmojo Kabupaten Gunungkidul). Publika, 4(10). https://doi.org/10.26740/publika.v4n10.p%25p.

Prajanata, I. N. O., Dewi, N. D. U., & Widnyani, I. A. P. S. (2024). Peran masyarakat dalam pengembangan daerah wisata Tukad Bindu Kota Denpasar. Publika: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(1), 57–67. https://doi.org/10.25299/jiap.2024.16234.

Pundissing, R. (2021). Pengaruh daya tarik dan promosi terhadap keputusan wisatawan berkunjung ke objek wisata Pongtorra’ Toraja Utara. Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Terapan (JESIT), 2(1), 71–84. https://doi.org/10.47178/jesit.v2i1.1239.

Puspantari, K. A. (2022). Pengelolaan desa wisata dalam rangka peningkatan pendapatan asli desa di Desa Wisata Besan Kabupaten Klungkung. Journal of Contemporary Public Administration (JCPA), 2(2), 43–49. https://doi.org/10.22225/jcpa.2.2.5941.43-49.

Ratwianingsih, L., Mulyaningsi, T., & Johadi, J. (2021). Analisis potensi dan upaya pengembangan desa wisata alam Kepuhsari Manyaran Wonogiri. KUAT: Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan, 3(1), 25-30. https://doi.org/10.31092/kuat.v3i1.1164.

Satriawati, Z., Prasetyo, H., & Irawati, N. (2023). Kajian minat masyarakat terhadap pariwisata alternatif dan wisata pedesaan melalui Google Trends. Kepariwisataan: Jurnal, 17, 18–26. https://doi.org/10.47256/kji.v17i1.198.

Sugiarti, R., Aliyah, I., & Yudana, G. (2016). Pengembangan potensi desa wisata di Kabupaten Ngawi. cakra Wisata, 17(2).

Suprobowati, D., Sugiharto, M., & Miskan, M. (2022). Strategi pengembangan desa wisata kreatif berbasis masyarakat kearifan lokal Hendrosari Gresik. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik Dan Kebijakan Sosial, 6(1), 53–68. https://doi.org/10.25139/jmnegara.v6i1.4551.

Susilawati, & Wahyuni, S. (2024). Analisis sentimen publik terhadap pariwisata Aceh di media sosial X menggunakan algoritma Naive Bayes classifier. Bulletin of Information Technology (BIT), 5(4), 269–278. https://doi.org/10.47065/bit.v5i2.1700.

Utomo, S. J., & Satriawan, B. (2017). Strategi Pengembangan desa wisata di kecamatan karangploso kabupaten Malang. Jurnal Neo-Bis, 11(2), 142-153.

Downloads

Published

2025-10-01

How to Cite

Zahra, F. (2025). Upaya Pengembangan Desa Wisata untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi pada Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar) (K. Hasbi, Trans.). Jurnal EMT KITA, 9(4), 1495-1504. https://doi.org/10.35870/emt.v9i4.4594

Most read articles by the same author(s)