Pengaruh Flexing Terhadap Perilaku Mahasiswa Dalam Belanja Online Melalui Tiktok Dengan Aspek Prudential Sebagai Variabel Moderasi: Studi Kasus Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor

Authors

  • Aulia Fitri Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor
  • Zainul Hasan Quthbi Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor
  • Yuyun Andriani Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

DOI:

https://doi.org/10.35870/jemsi.v12i1.5699

Keywords:

Flexing, Shopping Behavior, Students, TikTok, Prudential Aspect, Financial Literacy

Abstract

This study aims to analyze the effect of flexing on students’ online shopping behavior through the TikTok platform, with the prudential aspect as a moderating variable. The flexing phenomenon on social media has triggered consumerist behavior, especially among students who are active on digital platforms. This research employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The population consists of students from IAI Hamzanwadi Pancor, selected through a purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and analyzed using normality tests, t-tests, and the coefficient of determination (R²). The findings reveal that flexing has no significant effect on students’ online shopping behavior through TikTok, while the prudential aspect shows a positive and significant influence. This indicates that students’ consumer behavior is more controlled by prudential considerations than by lifestyle displays on social media. Therefore, enhancing financial literacy and developing responsible shopping awareness are essential in shaping rational consumption behavior in the digital era.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Aulia Fitri, Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

    Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia.

  • Zainul Hasan Quthbi, Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

    Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia.

  • Yuyun Andriani, Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

    Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia.

References

Abdullah, A. F., Pakpahan, R., & Yoesgiantoro, D. (2023). Analysis of the influence of flexing in social media on community life. Journal of Information System, Informatics and Computing, 7(1), 173–178. https://doi.org/10.52362/jisicom.v7i1.1093.

Amananti, W. (2024a). Pembuatan film pendek fiksi representasi dunia maya sebagai dunia nyata tentang identitas diri. Universitas Dinamika (4), 7823–7830.

Amananti, W. (2024b). Representasi umpan balik netizen terhadap perilaku flexing influencer di media sosial. Repository IAIN Pare (4), 7823–7830.

Chandradipta, V. T., & Adi, S. P. (2025). Pengaruh fenomena FoMO terhadap munculnya gaya hidup konsumtif pada masyarakat Indonesia. Jurnal Dekonstruksi, 11(04), 91–95.

Claurena, M., Wiransani, Y. A., & Kusuma, A. (2023). Penerimaan audiens terhadap flexing pada video ‘Flexing 2.0: Gelombang Disrupsi Keluarga Pejabat’. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(6), 2987–2996.

Collins, S. P., & Storrow, L. (2021). Pengertian investasi syariah investasi. https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/4964/3/BAB%20II.pdf

Cyntia Dewi Anggraini, A. F. P. (2025). Analisis pembentukan personal branding Ibnu Wardani sebagai content flexing influencer pada akun sosial media TikTok. Jurnal Hasba Edukasi (2), 1182–1192.

Darmayanti, D. P., Arifin, I., & Inayah, M. (2023). FoMO: Kecemasan digital di kalangan pengguna TikTok. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Sosial, 6, 198–215.

Dwi Sartika, M., Ulya, M., Azzahra, F. F., Irnawati, I., Hidayati, F. N., & Pramono, D. (2024). Fenomena penggunaan e-commerce terhadap perilaku konsumsi mahasiswa. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(3), 335–350. https://doi.org/10.62383/wissen.v2i3.287.

Dwi, M., Deli, A., Valiant, M., & Nugraha, A. (2025). Perlindungan hukum transaksi belanja online yang dipengaruhi dengan Fear of Missing Out (FoMO). Jurnal Akademik Hukum, 8(2), 109–118.

Fahmi, A. N., Komariah, S., & Wulandari, P. (2024). Flexing dan personal branding: Konten analisis sosial media generasi Z di Indonesia. Jurnal Analisa Sosiologi, 13(1), 22–40. https://doi.org/10.20961/jas.v13i1.74152.

Hanyfah, S., Fernandes, G. R., & Budiarso, I. (2022). Penerapan metode kualitatif deskriptif untuk aplikasi pengolahan data pelanggan pada car wash. Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset Dan Inovasi Teknologi), 6(1), 339–344. https://doi.org/10.30998/semnasristek.v6i1.5697.

Haqiqi, M. Z., Hilalludin, H., Limnata, R. B., & Nicklany, D. (2024). Dampak penggunaan gadget terhadap sikap simpati dan empati antar mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta (STITMA). Jurnal Ilmiah (4).

Hilalludin, H. (2024). Great dream of KH Ahmad Dahlan in the development of Islamic education in Indonesia. June, 123–133.

Hilalludin, H. (2025). Anak muda, media sosial, dan agama yang cair: Fenomenologi hijrah digital di Indonesia. Millah, 5(1), 1–23. https://doi.org/10.20885/millah.vol22.iss1.art6.1.

Hilalludin, H., Alfi, L., & Nisa, Z. (2025). Penerapan praktik anti riba dalam keuangan Islam: Studi kasus di PT. Kredit Tanpa Riba (KRTABA) Lombok Timur. Jurnal Ekonomi Islam, 2(1), 8–17.

Ii, B. A. B., Tabel, T., Penelitian, T., & Widhistia, A. (2018). Penelitian terdahulu objek dan judul universitas penelitian teori subjek metodologi hasil judul universitas teori subjek metodologi hasil. Repository Universitas Nasional, 17–40. http://repository.unas.ac.id/8900/2/BAB%202.pdf

Isnawati, I., Jalinus, N., & Risfendra, R. (2020). Analisis kemampuan pedagogi guru SMK yang sedang mengambil pendidikan profesi guru dengan metode deskriptif kuantitatif dan metode kualitatif. INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional Dan Teknologi, 20(1), 37–44. https://doi.org/10.24036/invotek.v20i1.652.

Lalu Ali Hasan Hilalludin Hilalludin. (2025). Integrasi nilai syariah dalam ekonomi digital dan gaya hidup Muslim kontemporer. Jurnal Ekonomi Islam, 1(1), 55–66.

Manurung, K. (2022). Mencermati penggunaan metode kualitatif di lingkungan sekolah tinggi teologi. FILADELFIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(1), 285–300. https://doi.org/10.55772/filadelfia.v3i1.48.

Mi'raj, N. (2024). Credit risk analysis on TikTok paylater services in the perspective of Sharia maqashid: Case study of Paok Lombok village communities.

Muhammad Rizqi Hazami. (2025). Pengaruh user-generated content (UGC), Fear of Missing Out (FoMO), dan scarcity promotion terhadap purchase decision pada aplikasi TikTok shop (studi kasus mahasiswa generasi Z di Jakarta Selatan). Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.

Pakpahan, R., & Yoesgiantoro, D. (2023). Analysis of the influence of flexing in social media on community life. Journal of Information System, Informatics and Computing, 7(1), 173. https://doi.org/10.52362/jisicom.v7i1.1093.

Salsabila, F., Hidayah, N., Siti, N., & Ambarwati, S. (2025). Persepsi mahasiswa terhadap konten beautyinfluencer di TikTok (studi kasus masker clay stick mugwort Skintific). Jurnal Ilmiah Inovatif, 5, 11035–1148.

Sari, R. P. (2024). Fenomena flexing di kalangan mahasiswa (studi kasus pada mahasiswa Universitas Andalas Padang).

Siti Aisyah. (2025). Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan flexing terhadap penggunaan pinjaman online dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi (studi empiris pada generasi Z di Kabupaten Banyumas).

Yawanah, Y., & Wibowo, P. A. (2025). Pengaruh perilaku konsumtif, gaya hidup, literasi keuangan, terhadap perilaku berhutang (studi pada ASN di Dinas Koperasi UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara). Manajemen: Jurnal Ekonomi, 7(1), 37–46. https://doi.org/10.36985/w776v640.

Zahida, C., & Hapsari, S. A. (2023). Representasi flexing dalam konten YouTube Rans Entertainment (semiotika model Roland Barthes dalam video "Nagita Bales Bikin Raffi Nangis??!!! Raffi Kaget Dikirimin Kado Dari Nagita"). Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna, 11(2), 105. https://doi.org/10.30659/jikm.v11i2.28886.

Downloads

Published

2026-02-01

How to Cite

Fitri, A., Quthbi, Z. H., & Andriani, Y. (2026). Pengaruh Flexing Terhadap Perilaku Mahasiswa Dalam Belanja Online Melalui Tiktok Dengan Aspek Prudential Sebagai Variabel Moderasi: Studi Kasus Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 12(1), 221-234. https://doi.org/10.35870/jemsi.v12i1.5699

Similar Articles

6-10 of 30

You may also start an advanced similarity search for this article.