Pengaruh Rasio Keuangan Daerah terhadap Alokasi Belanja Modal Pemerintah Provinsi di Pulau Sumatera Tahun 2019-2023

Authors

  • Dona Tasyati Rahmadani Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Fimansyah Fimansyah Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Sri Hartaty Politeknik Negeri Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.35870/emt.v10i2.5476

Keywords:

Decentralization Degree Ratio, Regional Financial Efficiency Ratio, Liquidity Ratio, Capital Expenditure Allocation

Abstract

The background of this research is based on the condition of capital expenditure allocation management in the provinces of Sumatra Island, which has not yet reached an optimal level. The objective is to analyze the influence of the Regional Financial Ratio on capital expenditure allocation. Effective PAD management is important to reduce dependence on debt and ensure the sustainability of infrastructure financing. Excessive dependence on short-term debt has the potential to create fiscal risks, so efficient financial management is needed to maintain liquidity stability and long-term investment. The type of data used is secondary data in the form of financial reports. The analysis was conducted using a purposive sampling approach and panel data regression using Eviews 12 software. The results of the adjusted R2 analysis with a value of 0.540432 indicate that 54% of the variation in Capital Expenditure Allocation can be explained through the contribution of the Degree of Decentralization Ratio, Regional Financial Efficiency Ratio, and Liquidity Ratio. For future research, it is recommended to include additional independent variables and increase the number of research samples to expand the scope of the empirical analysis.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Dona Tasyati Rahmadani, Politeknik Negeri Sriwijaya

    Politeknik Negeri Sriwijaya, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.

  • Fimansyah Fimansyah, Politeknik Negeri Sriwijaya

    Politeknik Negeri Sriwijaya, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.

  • Sri Hartaty, Politeknik Negeri Sriwijaya

    Politeknik Negeri Sriwijaya, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.

References

Assyifa, A. S. B., & Muttaqin, A. A. (2024). Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pengalokasian Belanja Modal di Kabupaten dan Kota Nusa Tenggara Barat. Journal of Development Economic and Social Studies, 3(1), 16-28.

Azimah, N. R. A., Fatihah, J. Q. A., & Marina, A. (2025). Analisis Kinerja Keuangan Terhadap Pengelolaan Anggaran Pemerintah Kabupaten Lamongan Tahun 2019-2023 Dengan Metode Value For Money. Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan, 15(10).

Basuki, A. T., & Prawoto, N. (2021). Analisis Data Panel dalam Penelitian Ekonomi dan Bisnis. PT Rajagrafindo Persada, 160.

Christia, A. M. (2019). Desentralisasi fiskal dan otonomi daerah di Indonesia. Law Reform.

Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif (panduan praktis merencanakan, melaksanakan, dan analisis dalam penelitian kuantitatif).

Mahmudi. (2016). Analisis laporan keuangan pemerintah daerah (Edisi ketiga). Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Praza, E. I. (2016). Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Alokasi Belanja Modal di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 4(1), 25-36. https://doi.org/10.22437/ppd.v4i1.3530.

Raharjo, E. (2018). Teori agensi dan teori stewardship dalam perspektif akuntansi. Fokus Ekonomi, 2(1).

Rahmadini, D., Indriani, R., & Febriana, N. (2024). Pengaruh Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Terhadap Alokasi Belanja Modal. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(3), 2783-2795. https://doi.org/10.33395/owner.v8i3.2069.

Rendy Armando Kakasih, George M. V. Kawung, S. Y. T. (2018). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap belanja modal pada kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara periode 2016-2019. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 18(02).

Republik Indonesia. (2022). Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Rohyana, C., & Ramadhanti, D. D. (2024). Pengaruh rasio efisiensi dan rasio efektivitas PAD terhadap belanja modal pada kabupaten/kota di Jawa Barat. Land Journal, 5(2), 332.

Saleh, Y. M., & S. A. (2020). Pengaruh rasio derajat desentralisasi, rasio ketergantungan keuangan daerah, dan rasio tingkat pembiayaan SILPA terhadap alokasi belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Indonesian Accounting Research Journal, 1(1), 1–11.

Sri Mulyani, H. F. (2023). Pengaruh rasio derajat desentralisasi, rasio kemandirian keuangan daerah, dan rasio tingkat pembiayaan SILPA terhadap alokasi belanja modal di kabupaten/kota Sumatera Barat. Jurnal Nuansa Karya Akuntansi, 1(2).

Zulkarnain, Z. (2020). Analisis Rasio Keuangan Daerah untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Cakrawala Repositori IMWI, 3(1), 61-74.

Downloads

Published

2026-04-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rahmadani, D. T., Fimansyah, F., & Hartaty, S. (2026). Pengaruh Rasio Keuangan Daerah terhadap Alokasi Belanja Modal Pemerintah Provinsi di Pulau Sumatera Tahun 2019-2023. Jurnal EMT KITA, 10(2), 1094-1103. https://doi.org/10.35870/emt.v10i2.5476