Published: 2023-08-01

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Beras Vietnam Ke Indonesia

DOI: 10.35870/jemsi.v9i4.1221

Issue Cover
Article Metrics
Share:

Abstract

Beras menjadi salah satu bahan pangan utama di Indonesia hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen beras terbesar di dunia. Namun nyatanya jumlah produksi lokal belum dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras di Indonesia sehingga menyebabkan pemerintah harus melakukan impor beras untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menjaga stabilitas harga beras. Vietnam menjadi salah satu importir beras terbesar di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pengaruh nilai tukar,harga beras domestic,produksi dan konsumsi terhadap impor beras Vietnam. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik Indonesia, Bank Indonesia, dan Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dari tahun 2010 - 2021. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan asumsi klasik bersifat Best Linier Unbiased Estimate menggunakan program SPSS (Statistic Program For Social Science) Versi 25.0. Hasil penelitian menujukkan bahwa nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor beras Vietnam, harga beras domestic berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor beras Vietnam, produksi beras berpengaruh negative dan sginfikan terhadap impor beras Vietnam, dan konsumsi beras berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor beras Vietnam, serta secara simultan nilai tukar, harga beras domestic,poroduksi beras dan konsumsi beras berpengaruh terhadap impor beras Vietnam.


 

Keywords

impor beras Vietnam, produksi beras, nilai tukar,konsumsi beras,harga beras Indonesia

Peer Review Process

This article has undergone a double-blind peer review process to ensure quality and impartiality.

Indexing Information

Discover where this journal is indexed at our indexing page.

Open Science Badges

This journal supports transparency in research and encourages authors to meet criteria for Open Science Badges.

Most read articles by the same author(s)