Refleksi Partisipasi Jawara dan Ulama Banten pada Arena Politik: Kajian Studi Dukungan Masyarakat Banten Terhadap Ma’ruf Amin Sebagai Calon Wakil Presiden
DOI:
https://doi.org/10.35870/ljit.v1i2.2924Keywords:
Jawara, Ulama, PolitikAbstract
Dari berbagai literatur dan sejarahnya, pada umumnya ulama banten memiliki dua kelompok santri, santri tersebut diklasifikasikan sesuai potensi. Pertama santri yang mempunyai potensi di bidang ilmu agama sehingga kelak bisa menjadi ulama seperti gurunya, kedua adalah para santri yang mempunyai potensi ilmu bela diri sehingga disebut jawara, Jawara di Banten hadir sebagai pengawal ulama dan membela kebenaran. Terminologi bandit sosial adalah klaim kolonial belanda terhadap partisipasi jawara yang telah melakukan perlawanan terhadapnya. Spektrum ulama banten pada dinamika politik bukanlah prihal baru, akan teteapi di era kesultanan pun sudah ada kegiatan politik, Pun sejak masa kesultanan, ulama menjadi pilar penting dalm kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Dalam kondisi inilah sultan sebagai negarawan memerankan pula tugasnya sebagai panotogomo (penata kehidupan keagamaan), satu konsep yang mempersatukan jiwa ulama dan umaro dalam satu organisasi kekuasaan pemerintah kesultanan. Ulama dan jawara di Banten telah menjadi simbol “kokolot“ yang dituakan dalam memimpin masyarakat baik dalam acara ritual keagamaan maupun acara kemasyarakatan yang lain. Sejatinya kegiatan politik adalah pilihan atau cara yang tepat untuk berupaya meningkatkan produktifitas, ketahan, keamanan, pendidikan, kesehatan dan kualitas hidup berbangsa dan bernegara. Adabnya masyarakat Banten orang yang paling manut dan taat terhadap ulama. Terpilihnya ulama asal banten, yang berketurunan syaikh mumammad nawawi al- bantani yaitu kh. Ma’ruf amin sebagai calon wakil presiden banyak dari kalangan jawara, ulama, santri, pemuda serta masyarakat umum banten mereka berbondong-bondong dan antusias bahkan mendeklarasikan organisasi praktis serta swadaya untuk mendukung pada kontestasi politik yang akan datang. Masyarakat banten merasa dihargai dengan dimunculkannya kh. ma'ruf amin yang asli banten.
Downloads
References
AFRIATNA, R. (2016). DINAMIKA PATRONASE POLITIK JAWARA DI BANTEN [UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/21984/
Amin, M. (2017). Solusi Hukum Islam (Makharij Fiqhiyyah) sebagai Pendorong Arus Baru Ekonomi Syariah di Indonesia (Kontribusi Fatwa DSN-MUI dalam Peraturan Perundang-undangan RI). Kementerian Agama : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Arasid, M. I., Djuyandi, Y., & Sumadinata, R. W. S. (2022). Strategi Komunikasi Politik Untuk Memperoleh Dukungan Pemuda Dalam Pilkada Kota Serang : Studi Pada Pasangan Calon Syafrudin-Subadri Pendahuluan Pemlihan Umum Kepala Daerah merupakan serangkaian kegiatan dalam memilih kepala dan wakil kepala daerah yang d. Sospol: Jurnal Sosial Politik, 8(1), 62–77. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v8i1.12779
Arasid, M. I., Wahyiah, I. R., & Laksana, A. (2023). Peran Media Sebagai Sarana Untuk Meningkatkan Partisipasi Politik. Turast: Jurnal Penelitian & Pengabdian, 11(2), 173–184. https://doi.org/10.15548/turast.v11i2.6824
Athoullah. (2020). JAWARA DALAM PERUBAHAN SOSIAL DI MASYARAKAT BANTEN. Desanta: Indonesia Of Interdisciplinary Journal, 1(1), 26–35.
Banten, P. R. P. (2024). Geografi. Portal Resmi Provinsi Banten. https://bantendev.id/geografi#
Budiardjo, M. (2007). Dasar-Dasar Ilmu Politik (Revisi). PT Gramedia Pustaka Utama.
Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (4 Terjemah). Pustaka Pelajar.
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–6.
Firdausi, I. A. (2016). JAWARA DALAM BUDAYA BANTEN (Studi Etnografi Komunikasi Mengenai Jawara di Banten). Jurnal Lontar, 4(3), 15–29.
Fitriyah, N., Sarwoprasodjo, S., Sjaf, S., & Soetarto, E. (2019). Interaksi Politik Jawara dalam Pembangunan Perspektif Tindakan Komunikatif. Warta ISKI, 2(2), 104–116.
Hamid, A. (2010). MEMETAKAN AKTOR POLITIK LOKAL BANTEN PASCA ORDE BARU: Studi Kasus Kiyai dan Jawara di Banten. Politika, Vol. I,((2)), 1–113.
Henry, S. J. (2015). Filsafat Politik (Terjemahan). Pustaka Pelajar.
Hikmawan, M. D., Godjali, M. R., & Indriyany, I. A. (2021). Kiyai dan Strukturasi Kekuasaan di Pandeglang, Banten. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 12(1), 88–106. https://doi.org/10.14710/politika.12.1.2021.88-106
Hudaeri, M. (2003). Jawara di Banten: Peran, Kedudukan dan Jaringannya. Alqalam, 20(97), 43–78. https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqalam/article/view/645
Ilham, T. (2019). Ulama dan Jawara dalam Dinamika Politik Banten. Politikologi, 7(1), 67–78.
Irfani, F. (2011). JAWARA BANTEN Sebuah Kajian Sosial, Politik dan Budaya. In Universitas Nusantara PGRI Kediri (Vol. 01). YPM Press.
Karomani. (2009). ULAMA, JAWARA, DAN UMARO: Studi Tentang Elite Lokal di Banten. Sosiohumaniora, 4(2), 1–15. http://www.albayan.ae
Kevinia, C., Putri syahara, P. sayahara, Aulia, S., & Astari, T. (2024). Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Dalam Film Miracle in Cell No.7 Versi Indonesia. COMMUSTY Journal of Communication Studies and Society, 1(2), 38–43. https://doi.org/10.38043/commusty.v1i2.4082
Lubis, N. H. (2003). Banten Dalam Pergumulan: Sejarah:Sultan, Ulama, Jawara. Pustaka LP3ES Indonesia.
Masykur. (2018, August 10). Deklarasi Dukung Jokowi, Jawara Banten: Ma’ruf Amin Menguatkan Dukungan - Kabar Banten. Kabar Banten. https://kabarbanten.pikiran-rakyat.com/serang/pr-59612516/deklarasi-dukung-jokowi-jawara-banten-maruf-amin-menguatkan-dukungan
Michrob, H., & Chudari, A. M. (1993). Catatan Masa Lalu Banten. SAUDARA Serang.
Muslim, A., Kolopaking, L. M., Dharmawan, A. H., & Soetarto, E. (2015). Dinamika Peran Sosial Politik Ulama dan Jawara di Pandeglang Banten. MIMBAAR, 31(2), 461–474.
Nasution, N. H. (2017). Ulama dan Politik: Keterlibatan Ulama Sumatera Selatan dalam Politik Praktis dan Community Empowerment Pada Abad XX. Jurnal Studi Sosial Dan Politik, 1(2), 126–144.
Putra, O. E. (2016). Ulama sebagai penyeimbang kekuatan sosial politik di indonesia. Jurnal Tarjih, 13(1), 67–80.
Raco, R, J. (2010). METODE PENELlTlAN KUALlTATlF JENIS, KARAKTERISTIK, DAN KEUNGGULANNYA. PT. Grasindo.
Rasyid, M. N. (2019). KAPASITASULAMA DALAM BERNEGARA. Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 590–597.
Ridho, H., Wasik, A., & Washil, S. (2021). KIYAI DAN POLITIK; RELASI ULAMA DAN UMARA DALAM MEWUJUDKAN PERDAMAIAN UMAT BERAGAMA DAN BERNEGARA. AL-IJTIMA`I-International Journal of Government and Social Science, 11(1), 54–66.
Rifa’i, B. (2018, August 10). Jawara dan Ulama Banten Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin. DetikNews. https://news.detik.com/berita/d-4160631/jawara-dan-ulama-banten-deklarasi-dukung-jokowi-maruf-amin
Rubaidi. (2021). Relasi Kuasa Ulama Sufi dan Negara dalam Kultur-Budaya Politik Indonesia. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 16(2), 70. https://doi.org/10.31332/ai.v0i0.3143
Thabrani, A. M. (2015). IJTIHAD POLITIK UMAR IBN AL-KHATTAB (Implementasi Fiqh Kontekstual dalam Pemerintahan Islam). Nuansa, 12(2), 260–276.
Topan, A. (2022). Respons Aliansi Ulama Madura (AUMA) terhadap Dinamika Politik Keagamaan di Pamekasan Madura. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 4(1), 92–106. https://doi.org/10.19105/ejpis.v4i1.5576
UMAR, S. U. (2020). Ulama dan politik [UIN Alauddin Makassar]. chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://www.researchgate.net/profile/M-Dian-Hikmawan/publication/351149578_Kiyai_dan_Strukturasi_Kekuasaan_di_Pandeglang_Banten/links/60a45e6d4585158ca05c17ee/Kiyai-dan-Strukturasi-Kekuasaan-di-Pandeglang-Banten.pdf?_sg%5B0%5D=started_experiment_milestone&origin=journalDetail&_rtd=e30%3D
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Akbarudin, Mohamad Ikrom Arasid, Ita Rosita Wahyiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Copyright Retention and Open Access License
Authors retain copyright of their work and grant the journal non-exclusive right of first publication under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
This license allows unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited.
2. Rights Granted Under CC BY 4.0
Under this license, readers are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use
- No additional restrictions — the licensor cannot revoke these freedoms as long as license terms are followed
3. Attribution Requirements
All uses must include:
- Proper citation of the original work
- Link to the Creative Commons license
- Indication if changes were made to the original work
- No suggestion that the licensor endorses the user or their use
4. Additional Distribution Rights
Authors may:
- Deposit the published version in institutional repositories
- Share through academic social networks
- Include in books, monographs, or other publications
- Post on personal or institutional websites
Requirement: All additional distributions must maintain the CC BY 4.0 license and proper attribution.
5. Self-Archiving and Pre-Print Sharing
Authors are encouraged to:
- Share pre-prints and post-prints online
- Deposit in subject-specific repositories (e.g., arXiv, bioRxiv)
- Engage in scholarly communication throughout the publication process
6. Open Access Commitment
This journal provides immediate open access to all content, supporting the global exchange of knowledge without financial, legal, or technical barriers.