Pengaruh Rasio Solvabilitas Anggaran dan Kemandirian Keuangan terhadap Financial Distress

Authors

  • Answella Ayu Ramadhana Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Rosy Armaini Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Indriani Indah Astuti Politeknik Negeri Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.35870/jemsi.v12i1.5630

Keywords:

Financial Distress, Budgetary Solvency Ratio, Fiscal Independence

Abstract

This study aims to examine the effect of budgetary solvency ratio and financial independence on financial distress in provincial governments of Indonesia during the 2019–2023 period. This research employs a quantitative method with a sample of 34 provinces in Indonesia selected through purposive sampling based on the availability of complete budget realization reports. Data analysis was conducted using EViews version 12 through panel data regression techniques. The novelty of this research lies in its modified measurement approach, where the budgetary solvency ratio is calculated by excluding Special Allocation Funds (DAK) from revenues and adjusting capital expenditure from total expenditure. Financial distress is measured in accordance with Law Number 1 of 2022 using the proportion of capital expenditure to non-transfer regional expenditure. The results reveal that both budgetary solvency ratio and financial independence have a significant positive effect on financial distress. These findings indicate that higher budgetary solvency and financial independence increase the likelihood of financial distress in provincial governments. The study provides practical implications for local governments in maintaining accountable and stable budget structures while contributing to academic literature through an innovative measurement approach aligned with current regulations.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Answella Ayu Ramadhana, Politeknik Negeri Sriwijaya

    Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi, Politeknik Negeri Sriwijaya, Jalan Srijaya Negara, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia.

  • Rosy Armaini, Politeknik Negeri Sriwijaya

    Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi, Politeknik Negeri Sriwijaya, Jalan Srijaya Negara, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia.

  • Indriani Indah Astuti, Politeknik Negeri Sriwijaya

    Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi, Politeknik Negeri Sriwijaya, Jalan Srijaya Negara, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia.

References

Anjani, R. R., Maria, & Armaini, R. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi financial distress pada pemerintahan provinsi di Sumatera. Jurnal Ilmiah Universitas Bina Jaya, 24(3), 2846–2851. https://doi.org/10.33087/jiubj.v24i3.5561.

Benu, F. L., & Benu, A. S. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif (Ekonomi, Sosiologi, Komunikasi, Administrasi, Pertanian, dan Lainnya). Prenadamedia Group.

Cahyani, A. D., Dewata, E., & Mayasari, R. (2024). The influence of regional debt and capital expenditures on financial sustainability in provincial governments in Indonesia. Journal of Public Administration, 8(3), 601–614.

Dewata, E., Sari, Y., Febrianti, D., Jauhari, H., & Siwijaya, P. N. (2023). Sosialisasi upaya pencegahan financial distress. Jurnal Ilmiah Manajemen, 1(6), 915–921.

Dwitayanti, Y., Armaini, R., & Aprianti, S. (2020). Analisis pengaruh budgetary solvency ratio terhadap financial distress pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Riset Terapan Akuntansi, 4(2), 137–144.

Faud, M. R. (2016). Analisis laporan keuangan pemerintah daerah. Penerbit Ghalia Indonesia.

Fauzi, F., Dencik, A. B., & Asiati, D. I. (2019). Metodologi penelitian untuk manajemen dan akuntansi: Aplikasi SPSS dan EViews untuk teknik analisis data. Penerbit Salemba Empat.

Gani, I., & Amalia, S. (2018). Alat analisis data. Penerbit ANDI.

Ghozali, I. (2017). Analisis multivariat dan ekonometrika. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Illahi, F., Haryati, R., & Silvera, D. L. (2021). Pengaruh kemandirian keuangan, derajat desentralisasi, dan keselarasan belanja dalam memprediksi status financial distress pemerintah daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Barat periode 2015-2017. Pareso Jurnal, 3(3), 543–556.

Kasmir. (2022). Pengantar metodologi penelitian (untuk ilmu manajemen, akuntansi, dan bisnis). Rajawali Pers.

Kawatu, F. (2019). Analisis laporan keuangan sektor publik. Deepublish.

Lailiyah, N. I., & Desitama, F. S. (2023). Kemandirian keuangan, rasio efisiensi, rasio solvabilitas anggaran, dan rasio pertumbuhan terhadap financial distress pemerintah daerah. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(3), 1952–1973. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i3.5868.

Mahmudi. (2016). Analisis laporan keuangan pemerintah daerah (Edisi Keti). UPP STIM YKPN.

Nugroho, A. S., & Haritanto, W. (2022). Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan statistika (Teori, implementasi & praktik dengan SPSS). Penerbit ANDI.

Pangku, M., & Radjak, L. I. (2021). Analisis financial distress pada pemerintah provinsi Gorontalo tahun 2014-2018. JSAP: Journal Syariah and Accounting Public, 4(1), 1. https://doi.org/10.31314/jsap.4.1.1-8.2021.

Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6322).

Pinasti, D., & Poerwati, R. T. (2022). Pengaruh rasio efisiensi, kemandirian keuangan, kinerja keuangan pemerintah daerah terhadap financial distress (Studi empiris Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah tahun 2018-2020). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 984–990.

Pradana, I., & Sarjiyanto, S. (2023). Financial distress ditinjau dari rasio keuangan dan karakteristik pemerintah daerah. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 3(5), 2477–1783.

Rahmi, H. S. L., & Sari, V. F. (2023). Pengaruh karakteristik pemerintah daerah terhadap prediksi financial distress pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat tahun 2016-2020. Jurnal Nuansa Karya Akuntansi, 1(2), 145–156. https://doi.org/10.24036/jnka.v1i2.12.

Ritonga, I. T., Clark, C., & Wickremasinghe, G. (2012). Assessing financial condition of local government in Indonesia: An exploration. Public and Municipal Finance, 1(2), 37–50.

Rohman, A., Daud, R., & Hakiki, A. (2021). Pengaruh financial distress, idle cash dan opini laporan keuangan terhadap pengelolaan silpa pemerintah daerah. Akuntabilitas, 15(2), 263–292. https://doi.org/10.29259/ja.v15i2.12937.

Sudaryono. (2017). Metodologi penelitian (Edisi 1). Rajawali Pers.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syarifah, A., Masnila, N., & Indriasari, D. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi financial distress pemerintah provinsi di Pulau Sumatera. Jurnal Ekonomi, 358–368.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 4, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6757).

Downloads

Published

2026-02-01

How to Cite

Ramadhana, A. A., Armaini, R., & Astuti, I. I. (2026). Pengaruh Rasio Solvabilitas Anggaran dan Kemandirian Keuangan terhadap Financial Distress. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 12(1), 172-182. https://doi.org/10.35870/jemsi.v12i1.5630

Most read articles by the same author(s)