Pinjaman Online di Era Digital: Tantangan dan Peluang Bagi Mahasiswa di Kabupaten Asahan

Authors

  • Endra Saputra Universitas Royal
  • Ahmad Muhazir Universitas Royal
  • Nurya Anggi Br Tanjung Universitas Royal

DOI:

https://doi.org/10.35870/jemsi.v11i5.5569

Keywords:

Self-Efficacy, Fintech, Financial Literacy, Online Loans, Financing

Abstract

The objective of this study is to provide education and understanding, as well as to identify the challenges and opportunities of online loans in the Digital Era, particularly for students in Asahan Regency. This study employs a Mixed Method approach, combining quantitative research with an analytical cross-sectional design and qualitative research to strengthen the quantitative data through semi-structured interviews, also known as focus group discussions (FGD). The population of this study consists of university students in Asahan Regency, using primary data collected via questionnaires. The sample size used in this study is 100 respondents. Data processing is conducted using SPSS software, with multivariate analysis through multiple regression. Research findings explain that there is not a positive and significant correlation between financial literacy and self-efficacy on student decisions to use online loans, but for user behavior and financial conditions there is positive and significant correlation on students' decisions to use online loans.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Endra Saputra, Universitas Royal

    Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Hukum, Universitas Royal, Kisaran, Indonesia.

  • Ahmad Muhazir, Universitas Royal

    Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Hukum, Universitas Royal, Kisaran, Indonesia.

  • Nurya Anggi Br Tanjung, Universitas Royal

    Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Royal, Kisaran, Indonesia.

References

Abrianti, S., Anggraini, A. M. T., & Probondaru, I. P. (2024). Dampak pinjaman online bagi masyarakat: Mensejahterakan atau menyengsarakan? (Studi tentang pandangan masyarakat di wilayah Bintaro, Tangerang Selatan). UNES Law Review, 6(4), 10420–10431.

Aswirah, A., Arfah, A., & Alam, S. (2024). Perkembangan dan dampak financial technology terhadap inklusi keuangan di Indonesia: Studi literatur. Jurnal Bisnis Dan Kewirausahaan, 13(2), 180–186. https://doi.org/10.37476/jbk.v13i2.4642.

Baihaqi. (2024). Perkembangan pinjaman online terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Pidie Jaya. Jurnal Al-Mizan: Jurnal Hukum Islam Dan Ekonomi Syariah, 11(1), 112.

Faradilla, A. T. (2024). Mengapa masyarakat mudah tertarik pinjol? Kemensos.go.id.

Guntur Fauzi, M., Manalu, A., & Theresia, Y. B. (2022). Perlindungan hukum bagi masyarakat yang melakukan pinjaman online ilegal: Legal protection for people who make illegal online loans. Lex Suprema, 4(1), 1069–1086.

Hidayat, R., Afrioza, S., Adnandi, M. A., Supriyanto, B. E., & Sunata, H. (2024). Dampak pinjaman online pada mahasiswa UYM. Journal of Economic and Digital Business, 1(1), 1–6.

Kusumaningsih, R., & Yulianingsih, D. (2023). Tantangan regulasi dan perlindungan hukum dalam pinjaman online. JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 163–178. https://doi.org/10.57248/jishum.v2i2.311.

Nurazkiyanti, S. A., Prihantono, P., & Nurjannah, S. (2023). Dampak pinjaman uang berbasis online terhadap kebutuhan finansial masyarakat di Kecamatan Pontianak Kota (Studi komparasi pinjaman online legal dan ilegal). Jurnal Keuangan Dan Perbankan Syariah, 2(2), 172–183. https://doi.org/10.24260/jkubs.v2i2.2056.

Paden, O., Sihombing, J. J., Irwan, A., Agusta, T., & Simanjuntak, D. A. (2024). Analisis dampak risiko pinjaman online terhadap mahasiswa. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, 4(1), 98–113. https://doi.org/10.46306/sm.v4i1.82.

Putri, S. I., & Priono, H. (2024). Pengaruh literasi keuangan, sosial, dan gaya hidup terhadap pengguna aplikasi pinjaman online. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 7(4). https://doi.org/10.31539/costing.v7i4.10795.

Rahmat, S., Nurdiana, N., Hasan, M., Nurjannah, N., & S, R. (2023). Pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pelaku usaha tani di Kota Makassar. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(1), 317. https://doi.org/10.32884/ideas.v9i1.1120.

Rochendi, T., Rita, R., & Dhyanasaridewi, I. D. (2022). Pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat. Kompleksitas: Jurnal Ilmiah Manajemen, Organisasi Dan Bisnis, 11(1), 27–35. https://doi.org/10.56486/kompleksitas.vol11no1.200.

Rosadi, D. S., & Andriani, I. (2023). Hubungan impulsive buying dengan perilaku berhutang pada pengguna pinjaman online. JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(4), 3655–3664.

Syauqi Maky, A., Anjani, A., Seftiani, A., Nanda Armesta, F., Susanti Soemantri, H., & Studi Magister Hukum, P. (2023). Abdi Laksana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Edukasi risiko pinjaman online dan pencegahannya dalam perlindungan hukum di Desa Ciracas Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta. 4, 841–855.

Utomo, S., Alfian, A., & Aprilia, L. (2022). Penegakan hukum terhadap aktivitas pinjaman online. Crepido, 4(2), 70–82. https://doi.org/10.14710/crepido.4.2.70-82.

Wijayanti, S. (2022). Dampak aplikasi pinjaman online terhadap kebutuhan dan gaya hidup konsumtif buruh pabrik. MIZANIA: Jurnal Ekonomi Dan Akuntansi, 2(2), 230–235. https://doi.org/10.47776/mizania.v2i2.592

Zahra, D. M., & Solekhani, S. K. (2024). Evaluasi kebijakan penyelenggaraan pinjaman online untuk menciptakan perlindungan menyeluruh kepada konsumen. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(2), 6395–6409.

Downloads

Published

2025-10-01

How to Cite

Saputra, E., Muhazir, A., & Tanjung, N. A. B. (2025). Pinjaman Online di Era Digital: Tantangan dan Peluang Bagi Mahasiswa di Kabupaten Asahan. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 11(5), 4986-4995. https://doi.org/10.35870/jemsi.v11i5.5569

Similar Articles

16-17 of 17

You may also start an advanced similarity search for this article.