Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Para Petani Jagung di Desa Lawewe Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara

Authors

  • Aldarisma Aldarisma Universitas Muhammadiyah Palopo
  • Muh. Yusuf Qamaruddin Universitas Muhammadiyah Palopo
  • Sapar Sapar Universitas Muhammadiyah Palopo

DOI:

https://doi.org/10.35870/jemsi.v11i6.5162

Keywords:

Farmers' Income, Land Area, Selling Price, Technology, Market Access, Business Capital

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the income of corn farmers in Lawewe Village, Baebunta Selatan District, North Luwu Regency. The independent variables in this research include land area, business capital, technology, selling price, and market access, with farmers' income as the dependent variable. The research employed a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The results show that land area and selling price have a significant effect on farmers' income, with significance values of 0.003 and 0.007, respectively. In contrast, business capital (0.077), technology (0.757), and market access (0.604) did not significantly influence income. Simultaneously, all independent variables jointly have a significant effect on farmers' income, with a significance value of 0.005 and a contribution of 70.5% (R² = 0.705). These findings highlight that larger land ownership and stable selling prices are key determinants in increasing farmers' income. Conversely, the insignificant role of capital utilization, underused technology, and limited market access suggests the need for improved agricultural institutions and government intervention. Therefore, policies that focus on expanding cultivated land and ensuring stable market prices are highly recommended to improve farmer welfare in the region.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Aldarisma Aldarisma, Universitas Muhammadiyah Palopo

    Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Palopo, Jl. Jendral Sudirman Km. 3 Binturu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia.

  • Muh. Yusuf Qamaruddin, Universitas Muhammadiyah Palopo

    Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Palopo, Jl. Jendral Sudirman Km. 3 Binturu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia.

  • Sapar Sapar, Universitas Muhammadiyah Palopo

    Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Palopo, Jl. Jendral Sudirman Km. 3 Binturu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia.

References

Alkatiri, R., & Ibrahim, L. A. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jagung di Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. JPPE: Jurnal Perencanaan & Pengembangan Ekonomi, 5(1), 25. https://doi.org/10.31314/jppe.v5i1.1743.

Balaka, M. Y. (2022). Metode penelitian kuantitatif. Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif, 1, 130.

Eriawan, & Muhammad Yusuf Qamaruddin. (2019). Pengaruh pertanian, industri, dan jasa terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kota Palopo. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 3(2), 13–20. https://doi.org/10.35906/jm001.v3i2.303.

Fevriera, S., & Pataniho, E. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jagung pada masa pandemi Covid-19. Dinamika Ekonomi - Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 15(1), 116–134. https://doi.org/10.53651/jdeb.v15i1.353.

Firmansyah, D., & Dede. (2022). Teknik pengambilan sampel umum dalam metodologi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85–114.

Firmansyah, M., & Meidy Haviz. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan petani jagung. Bandung Conference Series: Economics Studies, 4(1), 117–124. https://doi.org/10.29313/bcses.v4i1.10566.

Guampe, F. A., Pasambaka, Y., Hengkeng, J., & Ponagadi, S. T. (2021). Analisis pendapatan petani jagung di masa pandemi Covid-19. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(2), 55–64.

Hamdani, R., Akbar, F., & Suwarti, N. (2023). Pengaruh luas lahan dan diversifikasi usahatani terhadap pendapatan petani. Jurnal Ekonomi Pertanian Terapan, 11(2), 88–97.

Hidayat, A. (2022). Ketahanan pangan lokal, 1–11.

Kalamento, A., Bempah, I., & Saleh, Y. (2021). Karakteristik dan pendapatan petani jagung di Desa Sigaso Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara. Agrinesia, 5(2), 131–140.

Masinambow, V. V., Oldy Rotinsulu, T., & Masloman, I. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan petani jagung di Kecamatan Ranoyapo (Studi Kasus: Desa Mopolo, Mopolo Esa, Ranoyapo). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(7), 13–24.

Mopangga, R., Baruwadi, M. H., & Indriani, R. (2022). Analisis risiko produksi dan pendapatan usahatani jagung di Desa Labanu Kecamatan Tibawa. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(3), 233–239. https://doi.org/10.37046/agr.v6i3.16144.

Musa, F. T., Lampe, M., Aripin, A., & Safriadi. (2023). Pengetahuan petani tentang input-input produksi pertanian jagung hibrida. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(2), 1009–1018.

Nainggolan, J. K., Kapantow, G. H. M., & Dumais, J. N. K. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Kelurahan Tendeki Kecamatan Matuari Kota Bitung. Agri-Sosioekonomi, 19(2), 899–908. https://doi.org/10.35791/agrsosek.v19i2.48330.

Ningsih, N. P., Dewi, M. P., & Yuliati, N. M. (2019). Determinasi faktor-faktor ekonomi pada risiko investasi di industri pertanian. JMD: Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara, 2(2), 73–80. https://doi.org/10.26533/jmd.v2i2.354.

Pioke, F., Indriani, R., & Boekoesoe, Y. (2021). Analisis efisiensi usahatani jagung di Desa Bongotua Kecamatan Paguyaman. Jurnal Ilmiah Agribisnis, 5(3), 162–168.

Puspitasari, R. D. (2020). Pertanian berkelanjutan berbasis revolusi industri 4.0. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 3(1), 26. https://doi.org/10.20473/jlm.v3i1.2019.26-2.8.

Rusdiana, S., & Amam, A. (2021). Pertanian Indonesia dalam menghadapi persaingan pasar bebas. Jurnal AGRIOVET, 4, 38–68.

Santoso, I. R. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jagung di Desa Karya Baru. 9, 20–30.

Sapar, M. Y. Q., & Haedar. (2016). Hubungan kompetensi dengan kinerja penyuluh pertanian dalam peningkatan produktivitas kakao di Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur. Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 4(1), 67–76. https://doi.org/10.35906/je001.v4i1.11

Sembiring, M., & Aryanto, D. (2023). Akses permodalan dan kinerja usahatani di kawasan pedesaan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(1), 22–33.

Septiadi, D., & Nursan, M. (2020). Pengentasan kemiskinan Indonesia: Analisis indikator makroekonomi dan kebijakan pertanian. Jurnal Hexagro, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.36423/hexagro.v4i1.371.

Sihotang, H. (2023). Metode penelitian kuantitatif. Pusat Penerbitan dan Pencetakan Buku Perguruan Tinggi Universitas Kristen Indonesia Jakarta. http://www.nber.org/papers/w16019.

Soedyafa, D. A., Rochmawati, L., & Sonhaji, I. (2020). Koefisien korelasi (r) dan koefisien determinasi (R2). Jurnal Penelitian Politeknik Penerbangan Surabaya Edisi XXX, 5(4), 289–296.

Syairozi, M. I. (2021). Analisis kemiskinan di sektor pertanian (Studi kasus komoditas padi di Kabupaten Malang). Media Ekonomi, 28(2), 113–128. https://doi.org/10.25105/me.v28i2.7169.

Veronica, A., Ernawati, Rasdiana, Abas, M., Yusriani, Hadawiah, Hidayah, N., Sabtohadi, J., Marlina, H., Mulyani, W., & Zulkarnaini. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. PT. Global Eksekutif Teknologi.

Yuliana, F., & Supriyadi, E. (2024). Adopsi teknologi digital dalam usaha tani: Hambatan dan solusi. Agroteknologi Digital Journal, 2(1), 14–25.

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Aldarisma, A., Qamaruddin, M. Y., & Sapar, S. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Para Petani Jagung di Desa Lawewe Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 11(6), 5509-5522. https://doi.org/10.35870/jemsi.v11i6.5162

Most read articles by the same author(s)