Abstract
Sebagai upaya penanggulangan dari peningkatan populasi nyamuk yang menyebabkan banyak penyakit seperti demam berdarah dan malaria, dikembangkan perangkap nyamuk yang memanfaatkan energi alternatif dari panel surya berkapasitas 20 WP dan baterai 18650 dengan daya 5000 mAh. Perangkap ini dilengkapi dengan sistem manajemen baterai (BMS) untuk perlindungan, rangkaian pengganda tegangan, sinar ultraviolet sebagai pemikat nyamuk, serta fitur penerangan manual dan modul pengisian daya darurat. Alat ini menggunakan bahan akrilik untuk mendukung portabilitas dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Tujuan utamanya adalah menyediakan solusi pengendalian nyamuk yang aman bagi manusia dan hewan, mengurangi ketergantungan pada sumber listrik konvensional, serta memberikan manfaat kesehatan, ekologi, dan teknologi. Berdasarkan hasil pengujian, perangkap ini terbukti efektif menangkap nyamuk baik di dalam maupun di luar ruangan, dengan rata-rata tangkapan sebesar 0,22 ekor/menit di dalam ruangan tanpa manusia, 0,242 ekor/menit dengan manusia, dan 0,192 ekor/menit di luar ruangan. Alat ini menawarkan solusi efektif dan fleksibel untuk pengendalian populasi nyamuk, terutama dalam kondisi darurat atau di area yang tidak memiliki akses ke listrik konvensional dengan berbagai pilihan sumber energi alternatif.
Keywords
Article Details
How to Cite
Citation FormatReferences
5 References- Adam, M. I. (2018). RANCANG BANGUN PERANGKAP NYAMUK MENGGUNAKAN METODE COCKROFT-WALTON BERBASIS TEGANGAN TINGGI.
- Amalia, A. (2019). Kesiapan Masyarakat Semarang dalam Pemanfaatan Potensi Energi Surya sebagai Sumber Energi Alternatif Berkelanjutan. SAINTEK: Jurnal Ilmiah Sains Dan Teknologi Industri, 2(2), 39. https://doi.org/10.32524/saintek.v2i2.462
- Mahendra, A., & Firmawati, N. (2022). Rancang Bangun Alat Mosquito Killer Menggunakan Buzzer dan Perangkap Lampu Violet. Jurnal Fisika Unand, 12(1), 70–76. https://doi.org/10.25077/jfu.12.1.70-76.2023
- Mwanga, E. P., Ngowo, H. S., Mapua, S. A., & Mmbando, A. S. (2019). Evaluasi perangkap LED ultraviolet untuk menangkap nyamuk Anopheles dan Culex di Tanzania tenggara.
- Rokom. (2021). Data Kasus Terbaru DBD di Indonesia (2020). Sehatnegeriku.Kemenkes.Go.Id. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20201203/2335899/data-kasus-terbaru-dbd-indonesia/
License
Copyright (c) 2025 Yanaripta Herdanu, Wendhi Yuniarto, Rusman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This is an open-access journal distributed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), which permits unrestricted use, distribution, reproduction, and adaptation in any medium (even commercially), provided appropriate credit is given to the original author(s), a link to the license is provided, and any changes made are indicated. Authors retain copyright without restrictions and grant the journal the right of first publication as well as non-exclusive publishing rights for archiving, indexing, and scholarly dissemination.