Pengalaman Siswa terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Permasalahan Sosial di MAN 1 Aceh Timur

Authors

  • Ukhta UIN Ar-Raniry

DOI:

https://doi.org/10.35870/jpp.v3i2.7245

Keywords:

Pengalaman Siswa, Bimbingan dan Konseling, Permasalahan Sosial, MAN 1 Aceh Timur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman siswa terhadap layanan bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan sosial di MAN 1 Aceh Timur. Permasalahan sosial yang dialami siswa, seperti konflik pertemanan, rendahnya rasa percaya diri, kesulitan beradaptasi, dan kurangnya kemampuan komunikasi, memerlukan perhatian khusus melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru bimbingan dan konseling serta beberapa siswa yang pernah mengikuti layanan konseling. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang mereka hadapi. Siswa merasa lebih terbuka, percaya diri, dan mampu menjalin hubungan sosial yang lebih baik setelah mengikuti layanan konseling. Selain itu, pendekatan yang komunikatif dan empatik dari guru bimbingan dan konseling menjadi faktor penting dalam keberhasilan layanan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Ahmadi, Abu. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta, 2018.

[2] Corey, Gerald. Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Boston: Cengage Learning, 2017.

[3] Erikson, Erik H. Identity: Youth and Crisis. New York: W.W. Norton & Company, 1968.

[4] Gibson, Robert L., dan Marianne H. Mitchell. Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

[5] Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara, 2017.

[6] Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications, 2014.

[7] Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019.

[8] Prayitno dan Erman Amti. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta, 2018.

[9] Skinner, B.F. Science and Human Behavior. New York: Free Press, 1953.

[10] Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2022.

[11] Tohirin. Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2015.

[12] Winkel, W.S., dan Sri Hastuti. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi, 2017.

[13] Yusuf, Syamsu, dan A. Juntika Nurihsan. Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2016.

[14] Zainal Aqib. Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bandung: Yrama Widya, 2020.

Downloads

Published

2025-12-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ukhta. (2025). Pengalaman Siswa terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Permasalahan Sosial di MAN 1 Aceh Timur. Jurnal Pendidikan Penggerak, 3(2), 54-61. https://doi.org/10.35870/jpp.v3i2.7245