Determinasi Belanja Daerah Kabupaten/Kota Diprovinsi NTB: Analisis Tahun 2020-2024

Authors

  • Nanda Asri Ayu Safitri Universitas Mataram
  • Endang Astuti Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.35870/jemsi.v12i5.7198

Keywords:

Regional Expenditure, Regional Original Revenue, Balance Fund, Gross Regional Domestic Product

Abstract

The impact of PAD, Balancing Fund, and GDP on Regional Expenditure in 10 districts/cities in NTB Province from 2020 to 2024 is the subject of this study. This study uses a quantitative methodology, with a causal approach using panel data regression analysis, with a sample size of 50, one dependent variable, and three independent variables: PAD, Balancing Fund, and GDP. The findings of this study show that Regional Expenditure is positively but not significantly affected by PAD and Balancing Funds, while post-pandemic economic recovery and GDP have a positive and substantial impact on Regional Expenditure. These three variables also have a substantial impact on Regional Expenditure, with an R^2 value of 94%. This conclusion suggests that, despite the continuous increase in PAD that gives local governments more freedom to fund development initiatives, fiscal dependence on central transfer funds remains dominant. The study highlights the need for local governments to transform economic expansion into an increase in the autonomous tax base. Fiscal dependency must be reduced and the long-term sustainability of regional development must be ensured by directing expenditure allocation to productive industries.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Nanda Asri Ayu Safitri, Universitas Mataram

    Prodi Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Biisnis, Universitas Mataram, Mataram, NTB, Indonesia.

  • Endang Astuti, Universitas Mataram

    Prodi Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Biisnis, Universitas Mataram, Mataram, NTB, Indonesia.

References

Ainun Ningsih Nasution, D. S. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi belanja daerah kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2015-2019. Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE), 5(2), 247–261.

Akuntansi, J. K., Wati, M. R., Fajar, C. M., & Ekonomi, F. (2017). Pengaruh PAD dan dana perimbangan terhadap belanja daerah kota Bandung. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(1), 63–76.

Alifia Siska Yuliana, & Kiky Asmara. (2024). Pengaruh PAD, Dana Perimbangan, dan Jumlah Penduduk terhadap Belanja Daerah. Jambura Economic Education Journal, 6(2), 540–551.

Anika Syahdila, & Muchtolifah. (2016). Analisis pengaruh PAD, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus terhadap belanja modal. Jurnal Ilmu Ekonomi, 19(5), 1–23.

Arioyuda, F., & Sbm, N. (2020). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Dana Alokasi Umum, dan PAD terhadap alokasi belanja daerah di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus Tahun 2013-2017). Diponegoro Journal of Economics, 9(1), 141.

Fajriati, M., Zulfatunnisa, Z., Wafa, D. R., Heryaningrum, R. A., & Anwar, S. (2021). Analisis PAD, Dana Bagi Hasil, dan Jumlah Penduduk terhadap Belanja Daerah di Provinsi Sumatera Barat. Wacana Publik, 15(02), 75–85. https://doi.org/10.37295/wp.v15i2.71.

Fatharani, M., Fadliyanti, L., & Agustiani, E. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi belanja daerah di Provinsi NTB. Oportunitas Ekonomi Pembangunan, 1(1), 1–17. https://doi.org/10.29303/oportunitas.v1i1.128.

Faza, M. A. F. B. (2024). Pengaruh desentralisasi fiskal dan PDRB terhadap kemiskinan Jawa Timur. Development Economic and Social Studies, 3(1), 1–15.

Handayani, A. T., Suryati, T., Marsela, H. A., Luqmana, D., Anwar, S., Ekonomi, F., & Salatiga, I. (2022). Pengaruh PAD, Dana Bagi Hasil, Jumlah Penduduk terhadap belanja daerah kabupaten/kota di Provinsi NTB. Jurnal Ilmu Ekonomi, 17(April), 41–57.

Hermawan, A. D., & Y, D. W. (2004). Pengaruh PAD (Pad), Dana Alokasi Umum (Dau), dan Dana Alokasi Khusus (Dak) (Studi empiris pada pemerintah daerah se-Malang Raya). Jurnal Ilmu Ekonomi, 1–11.

Juanda, Bambang, D. H. (2016). Melalui reformasi kebijakan belanja daerah berkualitas (decentralization fiscal consolidation through policy reform of local quality spending). Jurnal Ilmu Ekonomi, 15–28.

Kolinug, F. C., Kumenaung, A. G., & Rotinsulu, D. C. (2015). Analisis pengaruh Dana Alokasi Umum dan PAD terhadap belanja pemerintah daerah kota Manado. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah.

Maad Adnan, Siti Sriningsih, A. Z. W. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi belanja daerah di Provinsi NTB. Ekonobis, 11(2), 205–213.

Mafahir, A., & Soelistiyo, A. (2017). Analisis pengaruh PAD, DAK, dan DAU terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi NTB. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(2), 143–152.

Malau, Y. N., Silitonga, I. D., Silaban, R. J., Hasugian, N., & Siahaan, B. T. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengalokasian belanja daerah pada Provinsi Riau tahun 2017-2021. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(3), 3509. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i3.4555.

Nurlina. (2015). The effect of government expenditures on Indonesia economic growth. Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura, 18(1), 1–14. https://doi.org/10.14414/jebav.v18i1.377.

Pratama, B. A. (2021). Analisis faktor yang mempengaruhi belanja daerah kabupaten Sidoarjo tahun anggaran 2009–2018. Jurnal Ilmiah Ecobuss, 9(1), 41–48. https://doi.org/10.51747/ecobuss.v9i1.643.

Ritonga, F. D. S., & Dewi, R. S. (2022). Pengaruh PAD, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus terhadap alokasi belanja daerah pada kabupaten/kota Sumatera Utara (2018–2019). Indonesian Journal of Business Analytics, 1(2), 117–128. https://doi.org/10.55927/ijba.v1i2.20.

Safaah, N., Syani, Z., Aprilianto, F., & Anwar, S. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi belanja daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 1(2), 60–74.

Samto, Maftuhannisak, Yani, & Jamil, M. S. (2025). Pengaruh PAD, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus terhadap belanja modal di kota/kabupaten Provinsi Jawa Tengah (periode 2021–2023). Realisasi APBD Belanja Daerah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Tahun 20.

Sari, D. A. (2013). Analisis pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan PAD terhadap belanja daerah di Kabupaten Boyolali.

Sari, E. T. I., & Asyik, N. F. (2017). Pengaruh PAD, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil terhadap belanja daerah (Studi pada pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur). Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 6(22).

Sari, I. N., & Hermanto, S. B. (2018). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, PAD, dan Dana Alokasi Umum. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 7(12).

Savitri, C., Faddila, S. P., Iswari, H. R., Anam, C., Syah, S., Mulyani, S. R., Sihombing, P. R., Kismawadi, E. R., Pujianto, A., Mulyati, A., Astuti, Y., Adinugroho, W. C., Imanuddin, R., Nuraini, A., Taufik, U., & Rohana, H. (2021). Statistik multivariat dalam riset (D. (c) I. Ahmaddien, Ed.). Widina Bhakti Persada Bandung.

Septiyani, D., Pravasanti, Y. A., & Ningsih, S. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi belanja daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis, 3(1), 464–471. https://doi.org/10.53088/jikab.v3i1.98.

Sugiono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.

Zahroo, A. F. (2023). Jurnal Ilmu Ekonomi. Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan, 1(2), 88–104.

Downloads

Published

2026-10-01

How to Cite

Safitri, N. A. A., & Astuti, E. (2026). Determinasi Belanja Daerah Kabupaten/Kota Diprovinsi NTB: Analisis Tahun 2020-2024. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 12(5), 5001-5011. https://doi.org/10.35870/jemsi.v12i5.7198