Mengukur Kemandirian Fiskal Daerah: Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Bagi Hasil Dalam Era Desentralisasi di Provinsi Kalimantan Barat

Authors

  • Rosan Fariyanda Universitas Tanjungpura
  • Ayu Umyana Universitas Tanjungpura
  • Muhsin Muhsin Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.35870/jemsi.v11i5.4320

Keywords:

Local Own-Source Revenue, Revenue Sharing Fund, Fiscal Independence, Fiscal Decentralization, West Kalimantan

Abstract

This study aims to examine the effect of Local Own-Source Revenue (PAD) and Revenue Sharing Funds (DBH) on the level of regional fiscal independence in West Kalimantan Province over the period 2019 to 2023. A quantitative approach was employed using multiple linear regression analysis. The research sample consisted of 14 regencies and cities selected through purposive sampling based on the availability of regional financial data. The results indicate that PAD has a positive and statistically significant effect on fiscal independence, whereas DBH, despite showing a positive relationship, does not demonstrate statistical significance. The coefficient of determination (R²) of 0.612 reveals that PAD and DBH collectively explain 61.2% of the variation in fiscal independence across the regions studied. These findings suggest that regional fiscal autonomy is more strongly driven by the capacity of local governments to mobilize their own-source revenues than by reliance on central government transfers such as DBH. The results underscore the need for local governments to prioritize policies that enhance PAD through the development of local economic sectors, reform of tax collection systems, and sustained institutional capacity building in fiscal management. Therefore, optimizing PAD should be a central focus of regional fiscal strategies to strengthen financial autonomy and support sustainable regional development.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Rosan Fariyanda, Universitas Tanjungpura

    Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia.

  • Ayu Umyana, Universitas Tanjungpura

    Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia.

  • Muhsin Muhsin, Universitas Tanjungpura

    Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia.

References

Andriani, R. N. R., & Wahid, N. N. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (Studi Kasus Pada Pemerintah Kota Tasikmalaya Tahun 2006 €“2015). Jurnal Akuntansi, 13(1), 30-39. https://doi.org/10.37058/jak.v13i1.708.

Bird, R. M., & Smart, M. (2002). Intergovernmental fiscal transfers: International lessons for developing countries. World development, 30(6), 899-912.

Ginting, A. M., Hamzah, M. Z., & Sofilda, E. (2019). Pengaruh dana perimbangan terhadap kemandirian keuangan daerah. Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara Dan Kebijakan Publik, 4(2), 105-127.

Halawa, L. L., Sukma, M., Limbong, E., & Pangestoeti, W. (2025). Pengaruh Kebijakan Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Di Indonesia Dalam Hubungan Pemerintah Pusat Dan Daerah Terkait Keuangan Negara. Studi Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi, 2(1), 43-53.

Hasan, M., & Azis, M. (2018). Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat: Strategi Pembangunan Manusia dalam Perspektif Ekonomi Lokal (Edişi Kedua).

Karo-Karo, R. (2022). Kajian Terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2022.

Mardiasmo, M. B. A. (2021). Otonomi & manajemen keuangan daerah: edisi terbaru. Penerbit Andi.

Ningrum, D. S., Kalangi, J. B., & Tolosang, K. D. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Bitung. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 24(1), 37-48.

Oates, W. E. (1972). Fiscal Federalism. New York: Harcourt Brace Jovanovich. Polity IV Dataset http://www. bsos. umd. edu/cidcm/inscr/polity.

Paddu, A. H. (2024). Peta Arah Desentralisasi Fiskal Di Indonesia Outlook Ekonomi dan Ketimpangan Wilayah Indonesia. Kini dan Esok, 23.

Pratama, A., Afiah, N. N., & Alfian, A. Does the Quality of Local Government Reporting Disclosure Get Better with Size and Age? Study in West Java Local Government, Indonesia.

Rahmadi, I. A. (2025). Pengaruh Ukuran Pemerintah Daerah, Intergovernmental Revenue, Kemakmuran Daerah dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Sriwijaya).

Rahmadina, S. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal, dan Dana Perimbangan untuk menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/kota Jawa Timur Tahun Periode 2017-2021 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).

Sales, M. (2024). Analisis Efektivitas PAD, Efesiensi Keuangan Daerah, Rasio Keserasian, Rasio Pertumbuhan dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah Untuk Penilaian Kinerja pada Pemerintah Daerah Kabupaten Dairi (Doctoral dissertation, Fakultas Sosial Sain).

Salsabela, A. H. (2024). Optimalisasi Desentralisasi Fiskal Upaya Peningkatan Kesejahteraan Daerah Tertinggal di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 2(6), 551-564.

Sholikhah, R. (2011). Analisis Kemampuan Kemandirian Keuangan Daerah dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Wonogiri Tahun Anggaran 2000-2009.

Tjoet, T. S. R. (2023). Analisis Kausalitas Antara Pendapatan Asli Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kabupaten/Kota Di Provinsi Aceh (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh).

Zakiah, K. (2022). Pengaruh Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Indeks Kemandirian Fiskal Daerah Tahun 2016-2020. Jurnal Budget: Isu Dan Masalah Keuangan Negara, 7(2).

Downloads

Published

2025-10-01

How to Cite

Fariyanda, R., Umyana, A., & Muhsin, M. (2025). Mengukur Kemandirian Fiskal Daerah: Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Bagi Hasil Dalam Era Desentralisasi di Provinsi Kalimantan Barat. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 11(5), 4743-4754. https://doi.org/10.35870/jemsi.v11i5.4320

Most read articles by the same author(s)