Peran Peran Jaringan Bisnis dalam Upaya Pengembangan Usaha (Studi Kasus pada Moriska Baby)
DOI:
https://doi.org/10.35870/jemsi.v10i4.2621Keywords:
Peran, Jaringan, Bisnis, Pengembangan, UsahaAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran jaringan bisnis dalam upaya pengembangan usaha Moriska Baby. Objek dalam penelitian ini adalah Moriska Baby selaku usaha perlengkapan bayi yang berlokasi di Kampung Babakan Simpang, Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun metode analisis data yang dilakukan yaitu menggunakan analisis data model Miles dan Huberman meliputi tiga tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, jaringan bisnis mempunyai peran penting dalam pengembangan usaha Moriska Baby. Kerjasama dengan jaringan bisnis memungkinkan pengembangan internal dan eksternal. Pengembangan internal meliputi pengembangan produk, pemasaran, peningkatan penjualan, pengembangan proses produksi dan proses distribusi. Melalui kerjasama dengan reseller dan e-commerce, Moriska Baby dapat mengembangkan produk dengan mengamati kondisi pasar. Informasi tersebut memungkinkan inovasi produk yang lebih beragam dan menarik bagi konsumen. Reseller dan e-commerce membantu pemasaran produk melalui konten foto dan video yang diunggah di toko mereka. Hal ini memperluas jangkauan pasar Moriska Baby. Penjualan Moriska Baby juga meningkat seiring dengan bertambahnya reseller. Pada tahun 2021, Moriska Baby memiliki 22 reseller dengan total penjualan Rp. 8.046.500.000. Pada tahun 2022, jumlah reseller menjadi 28 dengan total penjualan Rp. 10.080.500.000. Pada tahun 2023, jumlah reseller menjadi 33 dengan total penjualan Rp. 14.079.000.000. Peningkatan penjualan tersebut berdampak pada peningkatan keuntungan perusahaan. Selain itu, jasa maklon merupakan bagian penting dalam pengembangan produksi Moriska Baby. Kerjasama dengan jasa maklon membantu meminimalkan biaya produksi dan mempercepat waktu produksi. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Jasa ekspedisi juga penting dalam pengembangan usaha Moriska Baby. Jasa ini membantu dalam distribusi produk dengan memotong biaya dan waktu pengiriman. Jaringan bisnis juga berperan dalam pengembangan eksternal. Dengan melibatkan jasa maklon, Moriska Baby memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Selain perngembangan internal, pengembangan usaha yang dilakukan Moriska Baby melalui jaringan bisnisnya juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja.
Downloads
References
Dikdas, T. G. (2021). Modul Belajar Mandiri Calon Gruru, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bidang Studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) - Ekonomi. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Disdukcapiljabar. (2022). disdukcapil.jabarprov.go.id. Diambil kembali dari Profil Perkembangan Kependudukan Provinsi Jawa Barat Tahun 2022: https://disdukcapil.jabarprov.go.id/files/dokumen/23606_profil2022.pdf
Giawa, C. (2021). Kinerja Usaha sebagai Moderasi Jaringan Usaha terhadap Pengembangan Usaha (Studi Mitra Binaan Pegadaian Medan). Journal of Economics and Business Vol.02, No.02 ISSN: 2714-5719.
Haque Fawzi, M. G. (2021). Strategi Pemasaran (Konsep, Teori dan Implementasi). Tangerang Selatan: Pascal Books.
Harjadi, D. (2015). Pengantar Bisnis (Teori dan Konsep). Kuningan: Uniku Press.
Irawan, D. (2020). Peningkatan Daya Saing Usaha Micro Kecil dan Menengah Melalui Jaringan Usaha. Jurnal Ilmiah Manajemen, XI(2).
Khumaira, M. A. (2024). Strategi Dalam Perencanaan Dan Pengembangan Bisnis . CEMERLANG: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol.4, No.2.
Mihani, & Hutauruk, T. R. (2020). Strategi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Dapur Etam Prosperous Samarinda Dalam Meningkatkan Penjualan. Jurnal Riset Inossa Volume 2 Nomor 2 .
Nabila, B. (2023). Pengaruh Jaringan Bisnis dan Karakteristik Wirausahawan terhadap Keberhasilan Usaha dengan Minat Usaha sebagai Variabel Intervening. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol.7 No.4 .
Nganto. (2018). Manajemen Pemasaran. Semarang: EP Press Digimedia.
Putri, D. K. (2024). Pemasaran dan Riset Pemasaran Global: Konsep, Manfaat dan Tantangan. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah/Vol. 9, No. 1, 2024.
Republika. (2017, April 26). Angka Kelahiran di Jabar 900 Ribu per Tahun. Diambil kembali dari news.republika.co.id: https://news.republika.co.id/berita/op01b5366/angka-kelahiran-di-jabar-900-ribu-per-tahun#:~:text=REPUBLIKA.CO.ID%2C%20BANDUNG%20--%20Angka%20kelahiran%20bayi%20di%20Jawa,Barat%20ini%20mencapai%2018%20persen%20dari%20angka%20nasional.
Rijal, S. (2023). Peran Keunggulan Kompetitif, Inovasi Produk, dan Jaringan Bisnis terhadap Kinerja Ekonomi Daerah. Sanskara Ekonomi dan KewirausahaanVol. 1, No. 03, Juni, pp. 173~185ISSN: 2985-7791, DOI: 10.58812/sek.v1.i03.
Rukmana, & Bramantia, R. (2021). Pengendalian Persediaan Bahan Baku Phospat Rock Menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity) pada PT. Petrokimia Gresik . Journal of Economics Development Issues.
Sugiyono, P. D. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.
Sulaiman, A. (2022). Strategi Pengembangan Usaha dalam Meningkatkan Loyalitas Konsumen dan Profitabilitas. Equilibrium Volume 11. No. 1.
Sumardi. (2017). Peran Baitul Maal Wat Tmwil Husnayain terhadap Perkembangan Usaha. Jurnal Ekonomi Syariah dan Filantropi Islam Vol. 1, No. 1.
Sumual, T. E. (2019). Manajemen Pengembangan Bisnis: (Pengembangan Empirik Pada “Tibo-Tibo” Perempuan Nelayan). Surabaya: R.A.De.Rozarie.
Vadilla Mutia Zahara, S. (2020). Mikroekonomi (Sebuah Pengantar). Bandung: CV. MEDIA SAINS INDONESIA.
Yulianti, F. (2018). Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: Deepublish Publisher.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Copyright Retention and Open Access License
Authors retain copyright of their work and grant the journal non-exclusive right of first publication under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
This license allows unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited.
2. Rights Granted Under CC BY 4.0
Under this license, readers are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use
- No additional restrictions — the licensor cannot revoke these freedoms as long as license terms are followed
3. Attribution Requirements
All uses must include:
- Proper citation of the original work
- Link to the Creative Commons license
- Indication if changes were made to the original work
- No suggestion that the licensor endorses the user or their use
4. Additional Distribution Rights
Authors may:
- Deposit the published version in institutional repositories
- Share through academic social networks
- Include in books, monographs, or other publications
- Post on personal or institutional websites
Requirement: All additional distributions must maintain the CC BY 4.0 license and proper attribution.
5. Self-Archiving and Pre-Print Sharing
Authors are encouraged to:
- Share pre-prints and post-prints online
- Deposit in subject-specific repositories (e.g., arXiv, bioRxiv)
- Engage in scholarly communication throughout the publication process
6. Open Access Commitment
This journal provides immediate open access to all content, supporting the global exchange of knowledge without financial, legal, or technical barriers.