Budidaya dan Hilirisasi Tanaman Sorgum sebagai Komoditas Pangan Alternatif: Transformasi Menuju Kemandirian Petani di Desa Seuneubok Punti, Aceh Tamiang

Authors

  • Syamsul Bahri Universitas Samudra
  • Boy Riza Juanda Universitas Samudra
  • Ainul Mardiyah Universitas Samudra
  • Darwin Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.35870/jpmn.v6i1.7205

Keywords:

Sorghum, Agricultural downstream processing, Appropriate technology, Farmer empowerment, Food security

Abstract

This community service program was conducted in Seuneubok Punti Village, Manyak Payed Subdistrict, Aceh Tamiang Regency, in collaboration with the “Kloneng Jaya” Farmers’ Group. The program aimed to enhance farmers’ self-reliance and competitiveness through the development of sorghum cultivation and downstream processing based on appropriate technology. The main challenges faced by the partners included limited crop diversification, inadequate technical cultivation capacity, underdeveloped post-harvest processing, weak business management, and limited market access. The program was implemented using a participatory extension approach through counseling, technical training, demonstration plots, field mentoring, technology transfer, and continuous evaluation of program achievements. Interventions included agroecology-based sorghum cultivation training, establishment of demonstration plots, post-harvest processing into value-added products, formation of a Joint Business Group, and development of digital marketing strategies. The results demonstrated significant achievements, including the establishment of a 0.5 ha demonstration plot, an increase in farmers’ technical capacity of more than 80%, the availability of processed sorghum products (rice, flour, and derivative products), the establishment of a farmers’ economic institution, and the implementation of digital marketing practices. The program contributed positively to income generation, institutional strengthening, technology adoption, and environmentally friendly agricultural practices. The integrated upstream–downstream approach proved effective in transforming farmers into more independent, productive, and sustainable agribusiness actors while supporting local food diversification and rural economic development.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Syamsul Bahri, Universitas Samudra

    Agrotechnology Study Program, Faculty of Agriculture, Universitas Samudra, Langsa City, Aceh Province, Indonesia

  • Boy Riza Juanda, Universitas Samudra

    Agrotechnology Study Program, Faculty of Agriculture, Universitas Samudra, Langsa City, Aceh Province, Indonesia

  • Ainul Mardiyah, Universitas Samudra

    Agrotechnology Study Program, Faculty of Agriculture, Universitas Samudra, Langsa City, Aceh Province, Indonesia

  • Darwin, Universitas Syiah Kuala

    Agricultural Engineering Study Program, Faculty of Agriculture, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Aceh Province, Indonesia

References

Ainul Mardiyah, Mulyani, C., & Gustiana, C. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Gampong Jawa Melalui Budidaya Sorgum & Diversifikasi Olahannya Sebagai Makanan Sehat Bergizi. COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 298-304. https://doi.org/10.54951/comsep.v2i3.155

Badan Ketahanan Pangan. (2023). Buku Putih Ketahanan Pangan Nasional: Strategi Diversifikasi Pangan. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

BPS Kabupaten Aceh Tamiang. (2024). Data dan Informasi Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang. Karang Baru: Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Tamiang.

Dwidjono, I., & Sudaryanto, T. (2021). Teknologi Budidaya dan Pengolahan Sorgum: Potensi dan Peluang Pasar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hardjomidjojo, H., & Sutedjo. (2022). Manajemen Agribisnis: Strategi Pengembangan Nilai Tambah Produk Pertanian. Bogor: IPB Press.

Mardikanto, T. (2019). Pemberdayaan Masyarakat: Teori dan Penerapannya dalam Pembangunan Pertanian dan Pedesaan. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Meo, F., & Bapa Tokan, F. . (2023). Pemanfaatan Sorgum Dalam Menunjang Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Desa Lamabelawa, Kabupaten Flores Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 2095–2104. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3.1344

Prada, R. W., Medho, Y. F., & Boro, V. I. A. (2023). Inovasi pembuatan makanan tambahan dari sorgum guna mencegah stunting. RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua, 1(3), 123–127. https://doi.org/10.61124/1.renata.27

Rachman, A. B., Thomas, A. W., Tamu, Y., & Mulyati, Y. (2023). Sosialisasi budidaya sorgum dengan berbagai varietas berbeda sebagai dasar penguatan desa agroindustri pangan di Desa Banuroja, Randangan, Pohuwato, Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian, 2(2), 261–266.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Universitas Samudra. (2025). Panduan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Riset. Langsa: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Samudra.

Widyanti, R., & Rahayu, S. (2021). Peran teknologi tepat guna dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian di wilayah pedesaan. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 7(2), 112–124.

Zulham, A., & Syamsuddin. (2023). Potensi lahan kering dan marginal di Aceh Tamiang untuk pengembangan komoditas sorgum. Jurnal Ilmiah Pertanian Samudra, 9(1), 27–35.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Bahri, S., Juanda, B. R., Mardiyah, A., & Darwin, D. (2026). Budidaya dan Hilirisasi Tanaman Sorgum sebagai Komoditas Pangan Alternatif: Transformasi Menuju Kemandirian Petani di Desa Seuneubok Punti, Aceh Tamiang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN), 6(1), 199-209. https://doi.org/10.35870/jpmn.v6i1.7205